Pilih Laman

garam dan terang

(Yohanes 12:36)

Berapa banyak orang tua yang memiliki pemikiran bahwa anak-anak mereka hanya orang biasa dan tidak berguna? Ada pula orang tua yang setiap hari selalu berkata negatif tentang anak mereka, bahkan yang lebih parah adalah orang tua yang bangga ketika anak mereka disebut anak nakal.

Tahukah Anda bahwa anak-anak diciptakan bukan untuk menjadi anak-anak nakal. Mereka diciptakan untuk menjadi pemimpin bagi dunia ini. Mereka diciptakan untuk menjadi generasi penerus untuk memberitakan kabar baik. Di dalam diri setiap anak ada potensi besar yang Tuhan sudah berikan dan jika diarahkan dengan baik maka akan menghasilkan sesuatu yang luar biasa.

Banyak orang tua yang mengasuh anak mereka berdasarkan situasi dan kondisi disekitar mereka. Orang tua mendengar angka kejahatan yang semakin meningkat, kemudian krisis ekonomi, lalu prediksi masa depan yang semakin sulit. Akibatnya, tidak jarang orang tua yang terlalu over protektif terhadap anak-anaknya. Sebaliknya, banyak orang tua yang terpengaruh hal negatif tersebut, mereka sering memperkatakan hal buruk terhadap anak-anak mereka. Berapa banyak anak-anak yang dipanggil ‘anak nakal’, ‘bandel’, ‘anak cengeng’, ‘bodoh’, dan masih banyak sebutan negatif lainnya.

Firman Tuhan di dalam Yohanes 12:36 ini sangat jelas mengatakan bahwa jika kita hidup dalam terang maka kita akan menjadi anak-anak terang. Dan itu artinya, jika kita membawa anak-anak kita hidup dalam tersng, maka niscaya anak-anak kita pun menjadi anak-anak terang. Ketika anak-anak kita menjadi anak terang, maka kita tidak perlu khawatir akan masa depannya. Kita tidak perlu takut anak kita menjadi anak nakal. Kita tidak perlu cemas anak kita menjadi pemberontak. Mengapa? Karena kita tahu bahwa anak kita hidup dalam terang.

Di dalam terang , anak kita akan belajar bertumbuh dalam karakter. Di dalam terang, anak kita akan belajar menjadi pemimpin. Di dalam terang, anak kita akan lebih bersukacita. Dan di dalam terang, anak kita bisa menjadi pembawa kabar baik.

Terang itu adalah Tuhan Yesus. Satu-satunya sumber terang yang ajaib. Satu-satunya Pribadi yang bisa menjadi Penolong bagi anak-anak kita. Masa depan anak-anak kita tergantung dari asuhan kita. Jika kita mengasuh mereka dalam kecemasan, maka sampai hari tua pun mereka akan diliputi kecemasan. Namun jika kita mengasuh merek dalam terang itu, yakni Tuhan Yesus, maka anak-anak kita bisa dipakai menjadi anak-anak terang, anak-anak yang membawa sukacita dan mujizat kemana pun mereka pergi. Kita tidak perlu khawatir akan masa depan mereka, karena kita tahu mereka memiliki Penolong yang Ajaib.

Hari ini, tentukan kemana kita mau membawa masa depan anak-anak kita.

Aku pilih menjadi anak-anak terang. Kalo kamu?

 

Tuhan Yesus memberkati.

@RosalinaOmega